jump to navigation

Kasihanilah Dirimu July 18, 2009

Posted by Didi Keitha in Life, Mimi's Site.
trackback

Kehidupan adalah proses menjadi yang terus-menerus berlangsung.
Bila anda belum menambah minat-minta baru selama tahun yang baru lalu, atau kalau anda tetap memikirkan ide-ide dan pendapat-pendapat yang sudah lama anda pikirkan, atau kalau anda menceritakan pengalaman-pengalaman pribadi yang sudah lama anda ceritakan, atau kalau anda mempunyai reaksi-reaksi yang tetap sama seperti dulu-dulu, sampai reaksi anda bisa diramalkan; maka segala hal itu berarti kepribadian anda sebenarnya sudah mati, menjadi beku seperti mumi.

Kasihan diri kita kalau sampai demikian?
Banyak hal di dunia ini yang dapat kita kerjakan asal ada kemauan dan tekad. Sepuluh jari kita adalah sahabat yang paling setia dan pembantu kemauan kita serta tidak pernah minta upah.

Rasa diri rendah? Tuhan tidak akan pernah menolong umatnya bila ia gampang menyerah.
Jangan biarkan diri anda tertipu, tersandung dan terjebak dengan membiarkan hati anda terganggu oleh kekurangan-kekurangan anda.

Kemampuan anda rata-rata, bahkan rendah?
Tak jadi soal, IQ tinggi tak menjamin segalanya. Juara-juara pertama tidak selalu jatuh pada orang yang paling cerdas.
Berulang-ulang terbukti bahwa orang yang menang adalah dia yang yakin bahwa dia bisa menang.

Apakah anda akan tetap begini terus?
Tanpa ada perubahan dalam memandang hidup dan kehidupan di dunia ini?

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: