jump to navigation

Bolehkah Aku Menghitung Pori-Porimu? July 22, 2009

Posted by Didi Keitha in Love, Mimi's Site.
Tags:
trackback

Bolehkah aku menghitung pori-porimu?
Kan kuhitung dengan jemari,
merasakan kulitmu yang halus seperti sutra,
kujelajahi dengan jemari tuk merasakan keindahanmu

Bolehkah aku menghitung pori-porimu?
Kan kuhitung dengan bibirku,
sambil menyerap aroma tubuhmu yang wangi seperti mawar hutan
Aku tak peduli apakah pori-porimu berkurang satu atau seribu,
atau ada yang mengerut dan ada yang mengembang
Aku tak peduli kendati pori-porimu bermandikan keringat dan terasa asin

Bolehkah aku menghitung pori-porimu?
Kan kuhitung bersama keping es yang membeku,
dicampur tetesan madu dan susu,
biar kau menggelinjang, menggeliat dan merintih

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: