jump to navigation

Hanya Rindu Seorang Manusia July 22, 2009

Posted by Didi Keitha in God, Mimi's Site.
Tags:
trackback

Aku hanya membayangkan saja…
Ketika pertama kali mataku menatap fananya dunia…
Cahaya yang berkilau segera mengganti kegelapan 9 bulan lebih dalam rahim ibu
Aku menangis…mungkin tangisan bahagia pertamaku
Menatap senyum-senyum suka cita menyambut kehadiranku…

Begitu hangatnya dunia ini, sehangat pelukan ibu berlinang air mata
Terharu melihat buah cinta kasih yang berwujud telah lahir
Begitu teduh melihat warna-warni sujud syukur yang terucap
Dari tangan-tangan yang menghadap langit
Oh sejuknya belaian tangan seorang ayah menimang tidurku

Menghirup nafas kehidupan dan begitu lengkapnya alam
Sedikit demi sedikit membuka mata dan telingaku
Di dalam dadapun mulai bertanya… dapatkah aku hidup bahagia?
Hingga tanyaku berhenti pada waktu dan jarak langit yang begitu jauh
Hanya aku jalani saja kemana langkah dan suara hati ini membawa

Lalu bisikkan tentang Sang Pencipta itu kian sering mengalir dalam benakku
Begitu perkasakah Dia hingga salah dan benar menjadi milikNya?
Hingga pagi sampai malam hari hanya berpulang kepada-Nya?
Mengapa mentari, rembulan dan bintang tak bosan menyampaikan cahaya-Nya?
Begitu agungkah Dia?

Dalam sekejap kebahagian pun dapat berubah menjadi kesedihan
Apa yang terbaik bagi jiwa seringkali berbeda dengan maksud terbaik-Nya
Aku berteriak… memohon sambil menatap rasa sabarku yang kian terkulai lemas
Apakah benar dunia ini hanya panggung sandiwara ciptaan-Mu?
Apakah engkau telah menentukan jalan cerita dunia?

Semakin aku bertanya semakin erat Dia memelukku
Membisikkan bahwa kehadiran Nya bukanlah tujuan sesungguhnya
Tapi di makna dan nilai persiapan untuk dapat bertemu pada-Nya
Aku percaya… dan perlahan akhirnya melihat hadirMu di seluruh nadi kehidupanku
Tapi… layakkah tubuh dan jiwa ini yang tak lagi terawat kembali pada-Mu?

Tapi kuyakinkan terus kusebut nama-Mu disetiap langkah dan awal hariku
Agar Ka uterus bersama dan tak meninggalkan doa-doaku
Sapalah hatiku, temuilah hari-hari sepiku yang selalu merindukan-Mu…
Tuhan…

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: