jump to navigation

Rasa Ini July 22, 2009

Posted by Didi Keitha in Love, Mimi's Site.
Tags:
trackback

Rasa ini tumbuh bukan otodidak
Bukan mendadak datang,
Layaknya petir di tengah hujan
Atau virus penyakit tak diundang…

Untuk menjadi seorang sarjana
Rasa ini harus melewati 8 atau 10 semester
Lalu menyusun skripsi, dan wisuda.

Mungkin terdengar lucu…
Tapi sesuatu yang menyelimuti sang rasa
Sudah bukan anak kecil yang hanya bermain saja
Perlahan melewati proses menuju pendewasa-an nya…

Rasa sayang, rasa untuk mencinta…
Takkan lupa masa kecil-nya
Sekarang menjadi bijak dan sempurna.

Tapi kenapa,
Selalu ada pandangan tak percaya
Masih ada sikap tak yakin terhadap sang rasa
Tertutup tuk semua tanya..

Apakah rasa ini belum lulus ujian?
Atau harus mengulang pelajaran?
Apakah semua nilai masih belum memenuhi kriteria?

Sampai kapan..?
Sampai kapan harus terpuruk menahan rasa
Apakah hingga nyawa melayang dari raga?
Sampai kapan harus berharap pinta..
Lutut-pun sudah beradu tanah..

Air mata tertahan dipelupuk-nya
Suara-pun tercekat dengan dada terhujam

Ampuni aku… karna saat inilah yang kita miliki,
Karna kemarin bukan milik kita dan hari esok belum tentu kita jumpai…

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: