jump to navigation

Tak Terlerai July 22, 2009

Posted by Didi Keitha in Love, Mimi's Site.
Tags:
trackback

Mungkin beberapa diantara kita pernah sekilas mendengar kata2 ini :
“How can i breathe, when the air goes with u…”
“How can i see, when the light goes too”

Biasanya tercermin dari kata2 keputus asa-an seseorang yg sudah merasa semuanya hampir sirna
Entah itu patah hati, atau bisa jadi kehilangan karena cinta, berkorban, dan penyesalan…

Cinta seharusnya segala rasa sempurna yg tak terkira
Walau kadang sulit dicerna, sulit dipercaya…
Karena melambungkan angan dan asa,

Tapi tak jarang menghempaskannya ke dasar kesedihan…
Mejungkir balikkan hati, mengharu-biru kan rasa…

Kita dapat menutup mata untuk hal2 yang tdk ingin kita lihat,
Tapi kita tak dapat menutup hati kita untuk semua hal yang tidak ingin kita rasakan…
Ironis memang…

Di saat hati mulai terpanah oleh berbagai keanehan yg dinamakan cinta…
Disaat rasa mencuat begitu hebat-nya…
Sungguh terasa sesuatu sensasi baru menggetarkan jiwa…

Tapi lagi2 harus bersiap2 dengan pengorbanan
Pengorbanan yang membakar habis segenap asa, dan meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar jiwa
Kemudian harus merasakan bilik hati, yg senantiasa percaya bahwa kebahagiaan adalah keniscayaan tak terlerai

Inginnya selalu mensyukuri, bahwa saat inilah yg kita miliki karena kemarin bukan lg milik kita dan hari esok belum tentu kita jumpai…

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: